Cetak Transkrip Nilai, Kok Bayar???

Tahukah teman, 

Ini berita khusus datang dari univ. kampus tercinta.

Mungkin bagi teman2 yang kurang memperhatikan, masalah ini tidak terlalu penting..

Tapi catatan untuk hal ini, masalahnya adalah cetak transkrip koq harus bayar???

 

Tunggu, ini bukan cerita tentang judgment/sentimentil,

Cuma sekedar informasi..

Bagi kampus lain umumnya mungkin cetak transkrip nilai tidak membutuhkan biaya, karna ini sudah termasuk biaya dalam hal akademik.

Lain halnya untuk kasus tertentu, misalnya kita membutuhkan prasyarat dalam pengajuan beasiswa, baik yg datang dari internal atau external, tentu yg menjadi syarat mutlak utama biasanya transkrip nilai HARUS dilampirkan..

Nah, transkrip nilai kan kita dapat dr bagian akademik,

Terus, untuk mendapatkan itu, kita harus mengajukan dulu permintaan untuk cetak transkrip yang perlu dibubuhi tandatangan dari wakil dekan fakultas masing2.

 

Ini bagian ke2 kalinya saya membutuhkan transkrip nilai,

ketika hari kemarin, Tanggal 01 Mei 2012

Saya mencoba untuk meminta transkrip nilai kepihak akademik,seperti biasa :

Kemudian, dari pihak akademik menjawab, “ke bagian pupd dulu”

terus saya pun iseng bertanya, “Mba kenapa harus bayar, kan bisa print sendiri?”

Terus front office bagian akademik pun menjawab “Ini kan beda formatnya”

(Dalam hati oh begitu, sudahlah karna gak mau ribet langsung saja saya menuju pupd karna memang sudah tau pasti prosedurnya seperti itu.untuk mengajukan permintaan transkrip nilai diakademik pd saat masa beasiswa).

 

In loker pupd:

Me :”pa, mau cetak transkrip”

Pa pupd :”buat apa?”

Me :”syarat beasiswa”

Pa pupd (langsung ngetik sambil nanya npm)

Tak lama kemudian bapak pupd pun memberikan kuitansi untuk pengambilan transkrip nilai

Bapak pupd : ” limaribu”

Me :”Oh iya pa” (sambil serahin uang dan kuitansi diterima)

 

Saya pun kembali kebagian akademik kemudian menyerahkan kuitansi tersebut.

Mba fo akademik :” Isi dulu form buat pengambilan transkrip”

Me :(langsung saja sy isi dengan cepat karna sebentar lg masuk kelas)

Me:”Mba ini jadinya kapan?”

Mba FO :”3 hari” (sambil serahin form yang diisi td yg telah ditanda tangani beliau.untuk menjadi bukti pengambilan transkrip hari berikutnya.)

Me : “oh gt, ok makasih mba”

Mba FO :”Iya sama2.”

 

Nah dalam perjalanan menuju kelas tiba2 terfikir kembali. “Koq tiap minta transkrip nilai harus bayar?”

Pertanyaan lagi untuk saya pribadi.

Sebenernya yang menjadi pertanyaan bukan hanya itu, pikiran iseng saya pun kembali berjalan 

dalam hati saya bertanya “sebenernya itu uang 5000 untuk apa? transkrip nilai 1 lembar kan tidak lebih dari 500 perak. misal saja.

sayapun bertanya kepada teman saya kenapa hal ini terjadi? sambil bercerita misal kasus itu dikalikan berapa banyak orang. misal yg mengajukan ada 500 orang x 5000=2.500.000 itu hanya untuk 1 jenis beasiswa. misal ada 5 macam beasiswa berarti 2.500.000 x 5 = 12.500.000/tahun. misal saja perhitungan generalisasinya begitu, kan lumayan juga.

Dan teman sayapun tersenyum terlebih dahulu dan menjawab pertanyaan saya.

Katanya begini yang hal ini pun baru saya dengar untuk pertama kalinya.dia pun menjawab :

Sebenernya pas kita mau ngisi FRS kan harus tuh ada transkrip nilai,

Nah biasanya pas minta dikasih 3 rangkap.

1. untuk lampiran FRS,

2. untuk dipegang sendiri,

3. untuk mengajukan beasiswa bila diperlukan.

 

Nah hal ini yg bikin saya kaget.

tau dari mana? perasaan sih gak pernah dengar dan ada informasinya seperti itu.

Dia pun menjawab, karna diapun pernah mengalaminya, terus dia bilang klo tanya hal itu bukan pada saat kondisi seperti itu. dia bilang ngobrolnya harus sambil nyantai, tau sendirilah..(lgsg dimengerti)

terus kembali ketopik utamanya, ternyata uang 5000 dihitung sebagai denda.

nah ini yang bikin kaget lagi. Loh denda?

Iya itu kan kesalahan kita yang memang kurang memperhatikan hal seperti ini, katanya kampus pun punya sistem denda sendiri kan?

Wah iya juga sih cuma yang gak habis fikir, mungkin kebanyakan orangpun tidak mengetahui hal ini.

 

Seberapa jauh ketepatan prediksi obrolan kita pun sy belum bisa menilai,

Karna hal ini pun belum sempat diklarifikasikan kepihak yang berwenang dan bagiannya itu sendiri..

Mungkin bagi sebagian orang ini kembali hal yang kurang menarik untuk diperbincangkan dan mungkin memang karna harganya gak seberapa, yang penting urusan beres,

Tapi buat saya selalu saja ingin tahu dan muncul pertanyaan kenapa.

Bagi yang tahu kebenarannya pun silahkan untuk berbagi informasi dan pengetahuan meskipun hal sekecil apapun, yang mungkin bagi orang lain itu berguna untuk suatu saat ada yang dapat menggunakan dan membutuhkan informasi seperti ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s