Adanya suatu EGO demi Pertahanan

Perihal bukan hanya sekedar menyalahkan, disalahkan, membela atau dibela.

Ternyata dan ternyata.

Ada sesuatu yang lebih besar jika ditarik lebih dalam.

Bukan persoalan Pembenaran atau Kebenaran.

 

Pada nyatanya tetap ada Pertahanan dalam Percakapan.

Entah dalam bentuk apa semua itu.

Bukan pula soal Pencitraan.

Apalagi perubahan bentuk Karakter.

 

Dimana jika semua bisa diseimbangkan.

Seharusnya dan semestinya tetap bisa dijaga.

tapi gak semudah untuk berucap,

Bukan karna ketiadaan,

melainkan karna suatu Pembelajaran.

Dari guru yang paling mulia yaitu sang Pengalaman..

 

Indah pada waktunya.

Jangan mempercepat apa yang diperlambat atau

Memperlambat apa yang dipercepat.

Semestinya atau seharusnya bisa diterima dengan beragam situasi?

Atau bahkan dengan memaksakan atau dipaksakan.

 

Ya semestinya dan Seharusnya.

Pada kenyataan tak selalu se-ideal seperti yang dibayangkan.

Hanya sekedar ilusi dalam satu sisi.

paradigma dalam resolusi keterbatasan.

 

by Dieni Mulyasari (Notes) on Friday, March 15, 2013 at 8:51pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s