Dimana ada Kekurangan, Disana tempat terbaik untuk Belajar.

Kenapa orang bertanya. “Untuk apakah semua itu?”

Dalam zona nyaman, kamu tak akan pernah mendapatkan suatu pengembangan diri lainnya,

Merasa diri puas atas suatu pencapaian.

Ketika kamu membuka mata, akan terkaget kau dengan semua yang kau miliki,

Bahwa itu masih belum seberapa dan belum ada apa-apanya.

 

Ketika kamu menutup segala kemungkinan atas segala sesuatu,

Menutup diri dengan suatu keyakinan yang salah,

Dalam artian suatu prinsip yang tergeser pada suatu permasalahan,

Dilema suatu putusan,

Ambillah resikonya beserta konsekuensinya.

 

Paket pilihan?

Ya itu lah menunya.

Mau begini, efeknya begitu,

Mau begitu, efeknya begini,

Itu kan memang sudah keharusan,

Kecuali memang kita yang dapat menciptakan skenario berdasarkan Sang Sutradara.

 

Permainan peran ini hanya sekedar performa,

Bukan mengagungkan diri pada kelebihan yang tak nyata.

Kembalilah pada apa yang seharusnya,

Bukan berkeras pada pendirian yang tergelapkan atau tersilaukan.

 

Suatu ketika kau akan belajar,

Dimana semua kemungkinan akan membuahkan hasil seperti apa yang kita bayangkan.

Benar adanya bukan?

Jika Tuhan pun menyatakan, aku ada sesuai dengan persepsi hambanya.

Berfikirlah yang baik untuk yang baik,

Dan tak perlu membuat suatu masalah tanpa tahu penyelesaiannya.

 

Ok Semangat,

Untuk para pembuat keputusan serba cepat,

Ada konsekuensi yang harus diterima.

Belajar pada setiap kondisi dan keadaan tak ada ruginya kan?😀

 

by Dieni Mulyasari (Notes) on Tuesday, February 26, 2013 at 11:17pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s