Keburukan

Menutup mata untuk sebuah keburukan lebih baik daripada membuka mata, membukakan segala pintu keburukan…

Bagaimana membuat sesuatu berbeda dalam angan dan mimpinya terlintas sebuah Tanya bagaimana semua itu bisa terjadi?

Hanya sebuah keinginan untuk melampiaskan yang membuat semuanya jadi ajang untuk berbalas dendam…

Jika ia tak tahu bagaimana cara mengatasi, hanya melewati dengan membabi buta tanpa pernah memperbaiki sebuah keadaan…

Mengerti akan setiap kondisi memberikan pelajaran berarti tentang arti memberi…

Bukan seolah menunjukkan solidaritas diri melainkan hanya kamuflase permainan untuk memenangkan sebuah kekuasaan…

Membanggakan diri dalam keadaan terhina tanpa pernah menyadari sebuah kesalahan…

Kebodohan yang terulang kembali bukan karna alasan kecerdasan,

Namun karna sebuah kecorobohan yang dilakukan dengan kesengajaan…

Terpuruk sekian lama dalam kegelapan, tak menyadari hanyutnya diri dalam keterpurukan…

 

by Dieni Mulyasari (Notes) on Saturday, February 18, 2012 at 11:57pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s