Karna Teramat Terlalu Membenci..

Karna pada dasarnya gak suka sama orang yang sok ngatur apalagi orang sotoy yang sok ikut campur..

Entah itu siapa..Bikin ngenes akhirnya..

Sulit melupakannya..Tua muda tak perduli siapakah ia..

Ego yang tinggi tak mampu menghalangi walau dengan segala kebaikan yang ‘disebut2’

Alangkah sulitnya memaafkan walaupun, ‘siapakah ia’

Karna terlalu mencampuri urusan dan mencampur adukkan dengan segala permasalahan..

Membuat banyak segala perubahan..

Tak dapat dilupakan, dan tak dapat dibuang..

Alangkah mengerikannya bukan?

Andaikan bisa ‘mereka’hilang dalam ikatan dan ‘tali persaudaraan’

Bukan pula memutuskan suatu keterkaitan..

Tapi teramat membenci dengan segala ucapan..

Merasa manusia paling suci yang tak pernah memiliki dosa, dengan menjerumuskan sedgala sesuatu yang tertolak akal pikiran..

Tiadalah yang mampu mengendalikannya..

Karna kebaikan dan keburukannya ada dihadapan..

Suatu penerimaan dalam penafsiran dengan segala perbuatan dan kenyataan..

Alangkah indahnya…”Andaikan” waktu dapat diputar kembali…

Tak akan pernah kubiarkan sesuatu terancam dalam kandang ‘setan’..

Entah dari mana dan bagaimana suatu bisikannya..

Seolah malaikat berparas sempurna, yang menjelma manusia paling suci dalam peradaban dengan segala kesombongan..

Alangkah sesuatu akan kembali pada dirinya masing2..

Semoga Allah kan membalas segala perbuatan dengan setimpal..

Yang baik tetaplah baik..Dan yang buruk jadilah sebuah tabir dalam cermin kedewasaan diri..

Merubah sesuatu yang tak baik menjadi baik tentunya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s